Suara.com - Ribuan tenaga honorer di jajaran Pemkab Nunukan, Kalimantan Utara, terancam dirumahkan pada 2015 akibat menurunnya nilai anggaran pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2015.
Sekdakab Nunukan Drs Tommy Harun di Nunukan, Minggu (2/11/2014), mengatakan, pengurangan tenaga honorer atau kontrak dapat saja dilakukan karena kegiatan pada masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) juga akan mengalami penurunan.
"Pengurangan tenaga honorer bisa saja dilakukan karena untuk apa mempertahankan lagi kalau tidak ada pekerjaan akibat penurunan mata anggaran pada APBD yang akan datang," tegas Tommy Harun Ia mengatakan jika benar-benar akan dilakukan pengurangan tenaga honorer sebagai dampak menurunnya anggaran maka terdapat SKPD yang bisa tetap dipertahankan seperti tenaga medis, tenaga kebersihan dan tenaga guru.
Sedangkan pada sejumlah SKPD yang jumlah tenaga honorernya cukup banyak sementara kegiatan semakin berkurang seperti pada Dinas PU, Dissosnakertrans dan lain-lain akan tetap dilakukan pengurangan disesuaikan dengan kebutuhan.
Secara terpisah, Bupati Nunukan Drs Basri membantah akan melakukan pengurangan atau merumahkan pegawai honorer meskipun anggaran daerah yang turun drastis.
Alasannya ialah Pemkab belum mempertimbangkan apalagi menginstruksikan untuk melakukan pengurangan sampai saat ini kepada SKPD di jajarannya, kata dia.
"Tidak ada itu rencana pengurangan tenaga honorer. Sampai sekarang saya belum menginstruksikan kepada SKPD untuk melakukan pengurangan (tenaga honorer)," terang dia menegaskan.
Bahkan dia meminta kepada media agar tidak langsung mengekspos apabila mendapatkan isu-isu yang tidak berdasar karena dapat menimbulkan kegelisahan dikalangan masyarakat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026