Suara.com - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara datang ke Kantor Menko Perekonomian di Lapangan Banteng pada pukul 08.00 WIB. Ketika ditanya jurnalis tentang maksud kedatangannya ke Kemenko Perekonomian, Mirza hanya melempar senyum dan tidak memberikan komentar apa pun.
Pertemuan antara Menko Perekonomian Sofyan Djalil dengan Mirza Adityaswara berlangsung hingga pukul 09.20 WIB. Usai pertemuan, Sofyan Djalil mengayakan, pertemuan itu hanya untuk menyamakan persepsi antara pemerintah dengan Bank Indonesia.
"Kita perkenalan saja dan supaya ada persamaan data (makro ekonomi) dan lain-lain. Nanti kita ngobrol ya, maaf saya sudah telat jam 9.30," kata Sofyan sambil tergesa-gesa, ingin menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Kabinet Kerja di Istana Merdeka.
Beberapa waktu lalu, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo meminta pemerintah untuk segera menaikkan harga BBM bersubsidi. Menurut dia, penaikan harga BBM pada November tidak akan terlalu berdampak besar terhadap inflasi diandingkan kenaikan dilakukan pada Desember.
Menteri Keuangan Bambang Soemantri mengatakan, kenaikan harga BBM bersubsidi akan dilakukan sebelum 2015. Namun, Bambang tidak merinci kapan kenaikan harga BBM akan diterapkan.
Berita Terkait
-
UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan
-
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Pengungkapan Penyelewengan BBM Bersubsidi
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Para Bos OJK Mundur Berjamaah, Kini Giliran Mirza Adityaswara
-
Dugaan 'Mafia' BBM Non-PSO di Tubuh Pertamina: Kualitas Merosot, Dirut PPN Terseret?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!
-
Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!
-
Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000
-
Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK
-
Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal
-
Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan
-
Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak