Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia ditutup pada posisi 5.062 pada sesi penutupan perdagangan pertama, Rabu (12/12/2014). Posisi ini menguat dibandingkan pada sesi pembukaan pagi tadi di mana IHSG berada di posisi 5.047,24.
Analis Samuel Sekuritas Tiesha Narandha Putri mengatakan bahwa terapresiasinya nilai tukar rupiah menjadi salah satu sentimen pendorong bagi kenaikan indeks BEI.
"Rupiah menguat sekitar 0,1 persen pada pagi ini, kondisi itu menjadi salah satu pendukung bagi IHSG BEI untuk melanjutkan penguatannya," katanya.
Di sisi lain, lanjut dia, sentimen penguatan harga nikel serta minyak sawit mentah (CPO) yang kembali menguat juga berpotensi menjadi katalis positif bagi saham-saham di dalam negeri.
Dari eksternal, ia mengatakan kembali menguatnya mayoritas bursa saham Asia pagi didukung bursa saham Amerika Serikat serta rencana penundaan kenaikan pajak penjualan di Jepang sehingga mendorong penguatan indeks Nikkei menambah katalis positif bagi indeks BEI pada Rabu ini.
Analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono menambahkan bahwa suhu kondisi politik di dalam negeri yang mulai membaik juga menjadi salah satu katalis positif bagi psikologis investor dalam berinvestasi di pasar modal domestik.
"Dua kubu di DPR telah sepakat akan pembagian jatah kursi pimpinan alat kelengkapan dewan. Situasi politik itu menjadi katalis positif," katanya.
Kendati demikian, menurut dia, faktor yang masih membayangi laju indeks BEI dan menjadi perhatian pasar adalah waktu kenaikan bahan bakar minyak (BBM), dimana ketidakpastian itu dikhawatirkan mendorong harga barang naik terlebih dahulu sebelum BBM subsidi dinaikkan harganya. (Antara)
Berita Terkait
-
Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe
-
Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket
-
Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor
-
Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk
-
Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat
-
BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM
-
Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan
-
Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe
-
5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko
-
Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?
-
Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026
-
Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week
-
SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?
-
Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen