Bisnis / Keuangan
Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB
Nilai tukar rupiah anjlok ke level Rp17.382 per dolar AS pada Kamis pagi, 20 April 2026. [Antara]
Baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah anjlok ke level Rp17.382 per dolar AS pada Kamis pagi, 20 April 2026.
  • Pelemahan rupiah terjadi saat mayoritas mata uang Asia justru menguat terhadap dolar Amerika Serikat hari ini.
  • Kondisi geopolitik Timur Tengah dan kebijakan blokade Hormuz memicu kekhawatiran investor hingga menekan performa mata uang rupiah.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) anjlok semakin dalam pada Kamis pagi (20/4/2026) dan mencetak rekor performa terburuk sepanjang masa.

Berdasarkan data Bloomberg nilai tukar rupiah pagi ini berada di zona merah ke level Rp17.382 per dolar AS atau melemah 0,31 persen dari perdagangan Rabu, 29 April 2026 di level Rp17.326. Sedangkan, kurs Jisdor BI menunjukkan mata uang garuda berada di level Rp17.324.

Padahal,mayoritas mata uang di Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Peso Filipina menguat 0,19 persen, disusul baht Thailand menguat 0,17 persen.

Lalu, ada won Korea menguat 0,12 persen, yen Jepang menguat 0,09 persen. Diikuti dolar Singapura menguat 0,07 persen, dolar Hong Kong menguat 0,03 persen dan yuan China menguat 0,01 persen.

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Kamis (30/4/2026) mencetak rekor terburuk sepanjang masa. [Trading View]

Sedangkan, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,92, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 98,96.

Pelemahan ini dinilai Analis Doo Financial Futures Lukman Leong sebagai tingginya kekhawatiran pasar terhadap kondisi perdamaoan Timur Tengah yang belum mereda.

"Rupiah kembali melemah terhadap dolar AS oleh kekuatiran investor seputar prospek perdamaian di Timur Tengah," katanya saat dihubungi Suara.com.

Kata dia, kenaikan indeks dolar AS merespon hasil FOMC yang lebiih hawkish, dan harga minyak dunia yang kembali naik setelah Trump mengatakan akan terus memblokade Hormuz.

"Trump mengatakan akan terus memblokade Hormuz dengan adanya kesepakatan nuklir," jelasnya.

Baca Juga: Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Ia memperkirakan nilai tukar rupiah hari ini masih terus melemah bahkan hingga Rp 17.400 per dolar AS.

Load More