Suara.com - Lippo Group melalui PT Lippo Cikarang Tbk dan Lippo Homes akan mengembangkan kota baru Orange County di atas lahan seluas 322 hektar di Cikarang, Jawa Barat, untuk mengantisipasi semakin meningkatnya pertumbuhan investasi di kawasan ini.
"Cikarang sekarang ini menjadi tujuan favorit perusahaan-perusahaan terkemuka dunia membuat populasi ekspatriat di antaranya berasal dari Jepang, Korea, Taiwan, dan warga asing lainnya. Bahkan populasi warga Jepang tercatat lebih dari 3.500 orang," kata CEO Lippo Homes Ivan Budiono di Jakarta, Rabu, saat menjelaskan alasan pengembangan Orange County.
Kota baru ini nantinya berkonsep global connected city karena di Cikarang nantinya akan dibangun bandara udara dan pelabuhan laut ditambah sejumlah perusahaan dunia telah beroperasi di kawasan ini di antaranya Toyota, Honda, Hyundai, Hankook, Danone, Coca-Cola, Bridgestone.
Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk Meow Chong Lo mengatakan Cikarang ke depannya akan menjadi kota satelit (suburb) dari Provinsi DKI Jakarta yang sudah sangat padat, bahkan sangat dimungkinkan Cikarang nantinya sebagai kota pendukung ibu kota.
"Cikarang saat ini merupakan kawasan yang aman dan nyaman baik untuk kegiatan bisnis maupun sebagai tempat tinggal. Hal inilah yang membuat banyak warga asing yang lebih suka tinggal di Cikarang daripada di Jakarta. Selain dekat dengan tempat kerja juga prospek perkembangan ke depannya," kata Meow.
Hal senada dikemukakan Chief Marketing Officer Orange County Stanley Ang. Kata dia, sebagai kota baru Cikarang sudah memenuhi persyaratan selain indutri, sudah banyak dibangun perumahan juga restoran, pusat belanja, dan restoran.
Ivan mengatakan, persiapan pembangunan Orange County saat ini sudah berjalan rapih dan baik sehingga kami siap untuk meluncurkan hunian sebagai tahap awal pengembangan.
Menurut dia, Orange County nantinya memiliki luas 322 hektar di dalamnya akan dibangun mega konstruksi seluas 1.650 ha meliputi Lippo CBD (Central Business District) seluas 82,3 ha, sedangkan untuk tahap pertama akan dibangun hunian di atas lahan 19,5 ha. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Hidup dan Penerimaan di Lagu "It's Not the Same Anymore" Rex Orange County
-
Aaliyah Massaid Diduga Kantongi Restu Adik-Adik Thariq Halilintar, Netizen: Persis Kayak Aurel Dulu
-
Ngonser Bareng, Ucapan Terima Kasih Aaliyah Massaid untuk Thariq Halilintar Disebut Manis Banget!
-
Konser 2 Hari di Jakarta, Tiket Rex Orange County Dinyatakan Sold Out
-
Profil Rex Orange County, Musisi Inggris yang Bakal Gelar Konser di Indonesia Oktober Mendatang
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Dilema Pertahanan Harga BBM : Rupiah Melemah dan Minyak Anteng di Atas 100 Dolar AS per Barel
-
Mengapa Biaya Logistik di Indonesia Mahal? Ternyata Ini Akar Masalahnya
-
HOAKS Link KUR BRI di Tiktok dan Instagram, Ini Modus Pelaku Penipuan
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Merah Naik, Beras Premium Masih Bertahan Tinggi
-
Rupiah Melemah, Minyak Dunia Tetap di atas 100 Dolar AS, Ini Harga BBM di Indonesia!
-
Rupiah Melemah, Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Angka Rp2,7 Juta per Gram
-
Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'
-
IHSG Merosot Lagi di Awal Perdagangan, DSSA dan TPIA Terus Anjlok
-
Harga Emas Antam Meroket, Hari Ini Dipatok Rp 2.789.000 per Gram
-
Pertamina Operasikan Kapal Raksasa Pengangkut BBM, Bisa Angkut 160 Ribu KL