Suara.com - Menteri ESDM Sudirman Said memastikan PT Pertamina siap untuk menyalurkan BBM bersubsidi, meskipun konsumsi akan sedikit melebihi kuota premium dan solar bersubsidi yang ditetapkan dalam APBN Perubahan 2014 sebesar 46 juta kiloliter.
"Kita tetap menggunakan kuota yang ditetapkan APBN Perubahan. Pertamina mendapatkan tugas untuk tetap menyediakan BBM dengan harga subsidi," katanya seusai mengikuti rapat koordinasi membahas kuota BBM, pembangunan kilang dan masalah kelistrikan di Jakarta, Rabu (4/12/2014) malam.
Sudirman mengatakan distribusi premium maupun solar bersubsidi dipastikan aman hingga tahun baru dan Pertamina harus memastikan ketersedian pasokan, meskipun dalam realisasinya kuota 46 juta kiloliter dapat terlampaui.
"Pertamina sementara menggunakan uangnya dulu, untuk menutupi kelebihan penyaluran BBM bersubsidi, nanti pemerintah akan mengganti kelebihannya," kata dia.
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menambahkan kelebihan biaya dari distribusi BBM bersubsidi sepenuhnya berasal dari dana perseroan, yang nantinya akan diganti pemerintah seusai dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan.
"Dananya dari Pertamina, mereka sudah bilang dari keuangan sendiri dan mereka siapkan BBM bersubsidi tersedia hingga 31 Desember 2014. Dan yang penting Pertamina secara bisnis tidak rugi," kata Menkeu.
Kebutuhan BBM bersubsidi diperkirakan makin meningkat menjelang akhir tahun karena konsumsi dipastikan bertambah dengan adanya perayaan natal serta tahun baru, sehingga pasokan serta distribusi harus aman dan tidak mengalami gangguan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pemerintah Mau Guyur Dana Rp 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
-
Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan di Ekosistem Venture Capital
-
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
-
Shell, BP dan Vivo Diminta Bernegosiasi dengan Pertamina untuk Beli Solar
-
ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu
-
CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok
-
Perusahaan Dompet Digital Mulai Sasar Segmen Olah Raga
-
Pemerintah Buka Seluasnya Akses Pasar Ekspor untuk Redam Gejolak Ekonomi Global
-
Menko Airlangga Sebut Presiden Lebih Pilih Terapkan B40 Tahun Ini
-
Danamon Bakal Kembangkan Solusi Pembiayaan Kredit Karbon Berbasis Alam