Suara.com - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiapkan perumahan dengan harga terjangkau bagi pegawai negeri sipil lingkungan pemerintah setempat di kawasan Desa Wisata Krebet Sendangsari.
"Perumahan ini diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang belum memiliki rumah dan masih menempati rumah mertua indah (numpang rumah orang tua-red)," kata Bupati Bantul, Sri Surya Widati saat peluncuran Perumahan Nyaman Sendangsari di Bantul, Rabu, (14/1/2015).
Menurut dia, perumahan yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi tersebut memanfaatkan lahan Bantul Kota Mandiri (BKM), aset tanah yang dimiliki Pemkab Bantul bersama pihak ketiga PT Perwita Karya.
"Bantul ada lahan BKM sekitar 32 hektare yang di antaranya terdapat di Pajangan, ke depan lahan ini memang diperuntukkan untuk perumahan Korpri, itu karena di Bantul masih banyak PNS yang belum memiliki rumah, saya tidak hafal jumlahnya," katanya.
Sri Surya juga mengatakan, masih banyaknya PNS yang belum memiliki rumah sendiri menjadi perhatian dan pekerjaan rumah (PR), dan Pemkab bertugas bertanggungjawab meningkatkan kualitas permukiman yang layak dan nyaman untuk ditinggali.
"Perumahan dengan harga terjangkau menjadi dambaan setiap keluarga, hal ini merupakan amanah dari Undang-undang bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera dengan menempati rumah yang layak, lingkungan sehat, aman dan serasi," katanya.
Sementara itu, Legal Director Majestic Land, Wisnu Cahyo Nugraha mengatakan, ada 42 unit rumah yang akan didirikan di Perumahan Nyaman Sendasari ini, pengembang perumahan menawarkan harga kisaran Rp200 juta dengan pilihan beberapa kredit perumahan rakyat di bank.
"Kami juga sudah sosialisasikan melalui Bank Bantul, dan sampai saat ini sudah terjual 22 unit, sehingga harapannya setelah peluncuran ini bisa segera terjual seratus persen, sehingga kami bisa bangun di tempat lain," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang
-
Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027
-
Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang
-
Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas
-
Ratusan Hektare Mangrove di Riau Habis Dibabat, Kapolda Turun Tangan
-
Gibran Playing Victim Soal Posisi Duduk? Analis: Bersihkan Istana dari Pengaruh Jokowi!
-
Tumbal Terakhir
-
Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI
-
Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah
-
Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin