Suara.com - Promosi produk Usaha Kecil dan Menengah Indonesia di luar negeri harus diperkuat, kata Presiden Joko Widodo usai membuka Rapat Kerja Pimpinan Kementerian Luar Negeri dengan kepala perwakilan indonesia di luar Negeri, Senin (2/2/2015).
"Dubes-dubes Indonesia di luar negeri harus bisa mempromosikan produk kita terutama yang dihasilkan oleh usaha kecil dan menengah. UKM sebetulnya punya kesempatan untuk masuk ke pasar internasional karena harganya yang kompetitif dan berkualitas," kata Presiden.
Presiden Jokowi juga mengimbau dubes Indonesia di luar negeri untuk berkunjung ke daerah-daerah di Indonesia dan mengenali produk dalam negeri yang akan dipromosikan.
"Pemilihan pasar harus berkaitan dengan pemilihan produk. Setiap produk kita punya segmentasi berbeda-beda di pasar internasional," kata Jokowi.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menargetkan peningkatan ekspor 300 persen atau tiga kali lipat dari tahun ini yang sebesar 184,3 miliar dolar Amerika Serikat.
"Saya mau ekspor naik. Mulai tahun depan, dalam waktu lima tahun akan bisa naik tiga kali lipat," kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel.
Rachmat mengatakan bahwa rencana meningkatkan ekspor sebesar 60 persen per tahun tersebut nantinya ditopang dari seluruh sektor yang ada di Indonesia, dan juga ditambah dengan diversifikasi pasar atau dengan memasuki pasar-pasar nontradisional yang sudah ada. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya