News / Nasional
Senin, 02 Februari 2015 | 10:35 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Minggu (25/1). (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara Pembukaan Rapat Kerja (Raker) Pimpinan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dengan para Kepala Perwakilan Republik Indonesia (Keppri). Jokowi, yang mengenakan kemeja batik cokelat tiba di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, tempat digelarnya rapat, pada sekitar pukul 09.45 WIB.

Acara dibuka dengan sambutan dari Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi. Dalam sambutannya, Menlu Retno menyatakan bahwa rapat kerja akan diikuti oleh 132 kepala perwakilan Republik Indonesia di luar negeri yang terdiri atas Konsul Jenderal dan Konsul Tetap. Retno mengatakan, rapat digelar untuk menyusun kebijakan dan politik luar negeri Republik Indonesia lima tahun ke depan.

"Bapak Presiden yang terhormat, di harapan kita saat ini ada 132 kepala perwakilan yang terdiri atas konsul jenderal, konsul tetap yang pada tanggal 2 Februari hingga 5 Februari akan ikut serta dalam rapat. Rapat akan dilakukan untuk menyelaraskan langkah diplomasi luar negeri Republik Indonesia. Dengan pembekalan yang komplit, para diplomat diharapkan bisa satu suara dalam menjalankan diplomasi Republik Indonesia lima tahun ke depan," tutur Retno dalam pidatonya yang disiarkan lewat saluran streaming di Kemlu.go.id.

Dalam sambutannya, Retno menyampaikan sekelumit kisah tentang Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI. Gedung tersebut, kata Retno jadi saksi bisu sejarah perjalanan Indonesia menjadi sebuah negara yang merdeka.

Gedung yang di masa lalu pernah jadi tempat tinggal Panglima Angkatan Perang Kerajaan Belanda, merupakan tempat di mana proklamator Indonesia, Ir Soekarno, pada tanggal 1 Juni 1945, mengusulkan lima sila yang kemudian menjadi dasar negara Republik Indonesia, Pancasila.

Load More