Suara.com - PT Telkom yang merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia mencatat laba bersih Rp14,6 triliun di sepanjang tahun lalu. Jumlah tersebut naik 2,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2013, PT Telkom mencatat laba bersih Rp14,2 triliun. Meski mencatat kenaikan, laba bersih yang diraih perusahaan itu meleset dari target yang sudah ditetapkan.
22 analis memprediksi PT Telkom bisa meraup laba bersih hingga Rp15,53 triliun pada tahun lalu. Tahun lalu, laba bersih perusahaan tahun 2013 tumbuh 10,5% dibandingkan tahun 2012 sebesar Rp 12,9 Triliun. Segi pendapatan juga mengalami pertumbuhan 7,5% dari tahun 2012 yang hanya mendapat Rp 77,1 Triliun.
Kenaikan pendapatan dan laba bersih perusahaan dihasilkan melalui pertumbuhan pelanggan bisnis dari berbagai lini dan perluasan penetrasi infrastruktur broadband melalui program Indonesia Digital Network (IDN) tahun 2015. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak
-
Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa