Suara.com - Konsistensi PT Telkom dalam menjalankan tiga program utama yaitu penguatan bisnis Telkomsel, Indonesia Digital Network (IDN) dan Internal Expansion memberikan dampak positif kepada laba perusahaan.
Direktur Keuangan PT Telkom Honesti Basyir mengatakan, laba bersih PT Telkom dari tahun ke tahun terus meningkat. Pendapatan PT Telkom pada semester pertama tahun ini mencapai Rp43,54 triliun atau naik dari tahun lalu sebesar Rp40,16 triliun.
“Pertumbuhan pendapatan pada semester pertama tahun ini didominasi oleh pertumbuhan pendapatan dari sektor data, internet dan pelayanan teknologi informasi yang mencatat pertumbuhan 16 persen dari Rp15 triliun menjadi Rp17,44 triliun,” ujarnya di sela-sela Investor Summit and Capital Market Expo 2014 di hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (17/9/2014).
Honesti menambahkan, pendapatan dari seluler juga naik dari Rp15,4 triliun menjadi Rp16,38 triliun. Sedangkan Telkomsel mencatat pertumbuhan paling moncer yaitu naik 10 persen menjadi Rp31,33 triliun.
Jumlah pelanggan Speedy juga meningkat 15,6 persen menjadi 3,21 juta pelanggan. Sedangkan Mobile Broadband naik dari 11,1 juta pelanggan menjadi 18,1 juta pelanggan.
Honesti mengungkapkan, total pelanggan broadband Telkom kini mencapai 28,6 juta atau naik 41,8 persen. Sedangkan jumlah pelanggan seluler mencapai 137,27 juta pelanggan dan pelanggan telepon kabel mencapai 9,52 juta pelanggan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor
-
Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan
-
BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang
-
Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'
-
Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
-
Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA
-
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi