Suara.com - Pemerintah hampir dipastikan membatalkan rencana tes bahasa Indonesia kepada pekerja asing yagn akan bekerja di Indonesia. Salah satu pejabat pemerintah kepada Reuters mengungkapkan, Menteri Koordinator sudah sepakat untuk membatalkan aturan tersebut.
“Rinciannya tengah disusun di kabinet,” kata pejabat yang menolak disebutkan namanya itu karena tidak punya wewenang berbicara kepada media.
Pejabat lainnya menyatakan, rencana itu dibatalkan setelah muncul protes dari berbagai pihak. Bukan hanya dari pekerja asing tetapi juga pekerja lokal yang mengaku masih membutuhkan kehadiran ekspatriat.
Awal bulan ini, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengatakan, pemerintah akan menjadikan tes bahasa Indonesia sebagai salah satu syarat bagi pekerja asing yang akan bekerja di Indonesia. Rencana itu sempat menimbulkan anggapan dari investor asing sebagai kebijakan yang protektif.
Jumat lalu, Hanif membantah bahwa tes bahasa Indonesia bagi pekerja asing dibatalkan. Hingga kini, belum ada konfirmasi dari Kementerian Tenaga Kerja terkait kelanjutan tes tersebut. Sementara itu, KADIN Amerika menyambut positif dibatalkannya tes bahasa Indonesia untuk pekerja asing.
“Apabila mereka membatalkan atura itu, maka sebuah upaya bagus. Itu merupakan tes yang menghambat,” kata Direktur KADIN Amerika, Lin Neumann.
Beberapa waktu lalu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, tes bahasa Indonesia untuk pekerja asing merupakan upaya untuk melindungi pekerja lokal dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Namun, JK mengakui bahwa aturan tersebut perlu direvisi karena bisa menghambat investasi. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi