Suara.com - Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat (8/5/2015) atau Sabtu (9/5/2015) pagi waktu Indonesia, karena laporan penggajian non pertanian yang keluar dari negara itu beragam.
Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan Jumat bahwa total penggajian pekerjaan non pertanian meningkat 223.000 pada April, dan tingkat pengangguran pada dasarnya tidak berubah pada 5,4 persen dari bulan sebelumnya. Kenaikan pekerjaan terbaru itu sedikit di atas konsensus pasar 220.000.
Namun, pertumbuhan angka penggajian non pertanian untuk Maret direvisi turun dari 126.000 ke 85.000, tingkat terendah sejak Juni 2012.
Para analis mengatakan data bervariasi mendukung spekulasi pasar bahwa Federal Reserve mungkin tidak mulai menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.
Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi 1,1206 dolar dari 1,1266 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,5458 dolar dari 1,5258 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik ke 0,7918 dolar dari 0,7903 dolar.
Dolar AS dibeli 119,79 yen Jepang, lebih tinggi dari 119,77 yen dari sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9312 franc Swiss dari 0,9217 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2094 dolar Kanada dari 1,2136 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?
-
Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya
-
Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK
-
DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus
-
Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI