Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengklaim pemerintahan saat ini berhasil melakukan penanganan terhadap pencurian ikan oleh kapal ikan asing.
Dia menyerbut, kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi sorotan negara-negara lain.
"Tidak ada negara yang paling ekspansif dalam menangani illegal fishing selain Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari sikap tegas Ibu Susi yang terus memerangi paktik illegal fishing tersebut,” katanya saat ditemui di Hotel Fairmout, Jakarta, Selasa (9/6/2015).
Dengan sikap tegas tersebut, JK mengatakan telah mendorong peningkatan produksi ikan nelayan lokal.
“Ini yang harus kita dorong terus, agar ekspor ikan olah ini kinerjanya terus meningkat. Dengan demikian akan memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, JK juga memuji kebijakan Menteri Susi yang bertindak tegas dengan membakar 14 kapal ikan asing yang membuat kecut para pelaku pencurian ikan di Indonesia.
“Memang cara yang dilakukan Bu Susi sangat pintar, awalnya hanya dengan membakar 14 kapal. Itu 50 persen persoalan selesai. Karena banyak kapal asing yang kabur dan tak berani untuk kembali lagi ke sini," jelasnya.
Meski demikian, JK mengakui bahwa untuk memajukan sektor maritim di Indonesia perlu banyak perbaikan terutama di pembangunan infrastruktur. Misalnya, pembangunan gudang perikanan dengan dilengkapi pendingin.
“Makanya kita dorong tambah pasokan 35 ribu megawatt (Mw) selama lima tahun mendatang. Semoga ini semua sudah terlaksana, dan membuat sektor maritim Indonesia menjadi poros ekonomi,” tambah JK lagi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022
-
OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi
-
Industri Kretek Indonesia Terancam Mati
-
Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang
-
Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo
-
Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut