Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo, dan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie, hari ini, Senin (13/7/2015), menandatangani Nota Kesepakatan Bersama tentang Program Pengembangan Bioenergi Lestari yang akan dilaksanakan di Kabupaten Katingan dan Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.
Sudirman mengatakan Indonesia memiliki banyak sekali sumber daya alam melimpah yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan Energi Baru Terbarukan.
Oleh sebab itu, guna merealisasikan pengembangan EBT di Indonesia, Pemerintah melakukan perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Kalteng untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan.
“Penandatanganan MoU ini adalah langkah pertama, dan Insya Allah akan disusul dengan menjadi trigger dari kesepakatan berikutnya dengan sejumlah daerah,” kata Sudirman.
Sudirman menjelaskan program ini salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah guna merealisasikan kedaulatan energi yang ditergetkan oleh Presiden Joko Widodo sebesar 20 persen di tahun 2015. Selain itu, lanjut dia, penandatanganan kerjasama ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam mengembangkan Energi Baru Terbarukan di Indonesia.
"Namun selama 10 tahun terakhir, bauran energi Indonesia yang berasal dari EBT hanya sekitar 6 persem, sementara dalam 10 tahun ke depan Indonesia menargetkan pertumbuhan sebesar 17 persen," katanya.
Nantinya, lanjut Sudirman, dalam perjanjian kerjasama ini, pemerintah akan memanfaatkan lahan terdegradasi, lahan kritis dan lahan bekas tambang untuk mendukung pengembangan bioenergi seluas 35 hektare untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan di wilayah tersebut.
“Jadi kita akan gunakan lahan-lahan itu untuk pengembangan EBT. Tahap pertama 20 hektare. 20 hektare terbagi dua kabupaten. Tahap berikutnya 15. Jadi total 35 hektare,” kata Sudirman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T
-
Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel
-
Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri
-
Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi
-
Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya
-
Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia
-
Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat
-
Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya