Suara.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan hingga saat ini masih ada lima bandara yang belum bisa dioperasikan akibat adanya erupsi Gunung Raung, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Abu yang keluar dari Gunung Raung mencapai 33.44 meter di atas permukaan laut sehingga sangat berbahaya bagi dunia penerbangan
"Jadi bandara-bandara itu masih ditutup hingga saat ini. Kalau yang Surabaya kan udah dibuka sejak pukul 09.00 pagi tadi jadi sudah mulai beroperasi," kata Jonan saat ditemui di kediaman Ketua DPR RI Setya Novanto, Jalan Widya Chandra III, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2015).
Kelima bandara tersebut yaitu Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Bandara Noto Hadinegoro Jember, Bandara Gamarmalemo Galela, Bandara Sultan Babullah Ternate, dan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang.
Jonan belum bisa memastikan kapan kelima bandara akan kembali beroperasi. Pasalnya, berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika belum melaporkan hingga kapan erupsi Gunung Raung terjadi.
"Waktunya belum tahu sampai kapan. Belum bisa ditentukan soalnya BMKG masih melaporkan kalau kondisi Gunung Raung masih aktif sampai saat ini. Jadi nunggu dulu," kata Jonan.
Jonan mengatakan Bandara Adi Sumarmo Solo sebenarnya hampir mengalami kondisi yang sama dengan kelima bandara di Jawa Timur lantaran angin yang berhembus telah membawa abu vulkanik ke wilayah Solo.
"Tadi jam 11.00 abu mulai terbawa ke Solo. Tapi setelah dua jam udah ilang. Jadi sekarang udah aman. Tapi tadi Solo serius jaraknya 16 kilometer kalau untuk pesawat terbang itu dekat. Tapi udah aman kok," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek