Suara.com - Presiden Joko Widodo secara resmi telah memberhentikan dan melantik enam menteri baru dalam Kabinet Kerja, Rabu (12/8/2015).
Salah satu yang diberhentikan ialah Rachmat Gobel yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perdagangan. Posisi tersebut selanjutnya diganti Thomas Lembong, pengusaha galangan kapal yang juga pemilik Blitz Megaplex.
Menurut Staf Humas Kementerian Perdagangan Elly, sebelum resmi digantikan Thomas, Rachmat sudah berpamitan kepada seluruh pegawai kementerian pada 08.00 WIB tadi.
"Kalau pamitan sudah dari tadi pagi pak Rachmat. Dia juga bercengkerama dengan para pegawai juga kok," kata Elly di kantor Kementerian Perdagangan.
Elly menambahkan sejak pagi Rachmat juga sudah membersihkan ruang kerja.
"Ruang kerjanya juga sudah beres, sudah bersih. Kan nanti untuk menyambut menteri baru," katanya.
Setelah menteri baru diumumkan, Elly belum bisa memastikan kapan acara serah terima jabatan dilakukan.
"Kalau itu saya belum tau, nanti mungkin bisa ditanyakan langsung ke pak Rachmat," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN
-
Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga
-
Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!
-
YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen