Suara.com - Harga minyak dunia memang terus merorot hingga 41,64 dolar AS per barel, namun tak lantas membuat harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Indonesia mengalami penurunan.
Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) IGN Wiratmadja Puja beralasan, tidak menurunnya harga premium di tengah anjlokanya rupiah lantaran penentuan premium tidak hanya berdasar pada harga harian minyak mentah, melainkan harus melalui berbagai variable.
“Untuk mementukan harga premium tidak hanya berdasar harga minyak mentah harian saja, tapi harus menggunakan beberapa variable lain. Kalau ikut perkembangan harga harian, nanti harga premium naik turun terus membuat gejolak dimasyarakat,” kata Wirat saat dihubungi suara.com, Jumat (21/8/2015).
Wirat menjelaskan, belum turunnya harga premium dilakukan mengikuti rekomendasi DPR untuk tidak terlalu sering mengubah harga BBM.
Wirat mengakui, harga minyak dalam beberapa hari terakhir mengalami tren penurunan, namun bukan berarti pada 1 September (2015) nanti harga BBM juga harus turun. Karena evaluasi harga BBM dihitung selama tiga hingga enam bulan sekali.
"Beberapa terakhir ini kan harga MOPS (Mean of Platts Singapore) atau harga patokan minyak Singapura turun, harga minyak dunia juga kan turun. Tapi kita akan tetap evaluasi," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI