Suara.com - DPR, hari ini, rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap RUU APBN tahun 2016 beserta nota keuangan.
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPR dari PAN Taufik Kurniawan. Rapat dihadiri, antara lain oleh Menteri Keuangan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil.
Dalam paparannya, Menteri Keuangan mengatakan pemerintah menilai dalam RAPBN 2016 terdapat lima langkah perbaikan.
Pertama, meningkatkan anggaran transfer ke daerah secara signifikan sehingga dalam APBN, total anggaran ke daerah lebih besar dari anggaran kementerian dan lembaga negara.
Kedua, melanjutkan pengalihan belanja yang kurang produktif dan tidak tepat sasaran ke belanja yang lebih produktif melalui belanja infrastruktur, pertanian, perikanan, dan pariwisata.
Ketiga, pemenuhan anggaran kesehatan lima persen dari APBN, untuk pertamakali diwujudkan di tahun 2016 sebagai komitmen pemerintah sesuai amanah undang-undang.
Keempat, memperkuat dan memperluas program perlindungan sosial ke masyarakat yang kurang mampu, dengan menambah penerima bantuan tunai bersyarat dari sekitar 3,5 juta keluarga sangat miskin menjadi enam juta keluarga, memperkuat KIP, KIS dan program sejuta rumah bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Kelima, memperluas program kredit usaha rakyat untuk mendukung kegiatan usaha menengah, kecil, dan mikro, melalui peningkatan anggaran subsidi bunga, pemberian subsidi bunga yang lebih besar (8,5 persen per tahun), serta penambahan coverage kredit hingga Rp123 triliun.
"Melalui langkah-langkah yang sangat strategis tersebut diharapkan program pembangunan di tahun 2016 benar-benar optimal mencapai sasaran pembangunan dalam memacu pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan nasional, serta mengurangi kemiskinan dan pengangguran," ujar Bambang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur