Suara.com - Komisi VII DPR RI berencana melakukan perombakan Kebijakan Energi Nasional (KEN). DPR menilai terdapat sejumlah kebijakan yang tidak jelas dan cenderung menimbulkan kebingungan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi VII Kardaya Wanika dalam diskusi Energi Nasional yang diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2015).
"Jadi kemarin di Komis VII (DPR) ada usulan untuk melakukan perombakan di KEN ini. Karena ada beberapa poin yang tidak dijelaskan secara gamblang. Makanya hal ini dapat menimbulkan kebingungan," katanya.
Meski mengaku akan ada perombakan, Kardaya belum bisa menjelaskan secara detail poin apa saja yang dianggap kurang detail dan poin apa yang akan diperbaiki.
Untuk membahas hal tersebut, DPR berencana akan mengundang Dewan Energi Nasional (DEN) untuk membahasnya lebih lanjuta.
"Belum, belum dibahas. Ini masih ususlan. Nah nanti pembahasannya kita akan mengundang DEN. Nanti kalau sudah baru dijelaskan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
Terkini
-
Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong
-
Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?
-
PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya
-
Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat
-
IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak
-
Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun
-
Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran
-
Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026