Suara.com - Harga minyak dunia tercatat naik khusus di perdagangan Asia, Senin (21/9/2015). Hanya saja analis memprediksi akan akan tekanan karena kelebihan pasokan dan kekhawatiran baru tentang ekonomi dunia setelah Federal Reserve pekan lalu menunda kenaikan suku bunganya.
Patokan AS, mingak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober yang akan berakhir hari ini naik 52 sen menjadi 45,20 dolar AS per barel. Sementara harga minyak mentah Brent untuk November naik 51 sen menjadi 47,98 dolar AS per barel di perdagangan sore.
Harga minyak dunia jatuh Jumat pekan lalu. Ini memperpanjang kerugian hari sebelumnya setelah Federal Reserve menunjukkan keraguannya tentang kekuatan ekonomi global sehingga bank sentral AS menunda kenaikan suku bunganya.
Dalam laporan Bloomberg, stok minyak yang dimiliki oleh Arab Saudi, eksportir minyak mentah terbesar di dunia, naik ke sebuah rekor. Stok minyak komersial negara itu naik menjadi 320 juta barel. Ini tertinggi setidaknya sejak 2002 jika mengutip data pada Minggu di situs internet Joint Organisations Data Initiative yang berbasis di Riyadh.
Kekhawatiran baru juga muncul atas kesehatan ekonomi global dan dampaknya terhadap permintaan minyak setelah bank sentral AS menunda kenaikan suku bunga acuannya pada pekan lalu.
Ketua The Fed Janet Yellen mengatakan bahwa para pembuat kebijakan bank mengutip pelambatan yang sedang berlangsung di Cina dan gejolak baru-baru ini di pasar global sebagai memainkan peran dalam keputusan mereka.
"Memang, keraguan The Fed tampak hanya memperkuat kekhawatiran investor tentang ekonomi global, daripada meyakinkan mereka," Capital Economics mengatakan dalam sebuah komentar. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar
-
DJP Catat 9,1 Juta SPT Masuk, Aktivasi Coretax Tembus 16,9 Juta
-
Menkeu Purbaya Lantik Robert Leonard Marbun Sebagai Sekjen Kemenkeu
-
Menteri Airlangga Menghadap Presiden Prabowo Bahas Harga BBM dan WFH
-
IHSG Melemah di Sesi I ke Level 7.101, Tekanan Jual Masih Dominan
-
Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi
-
KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK
-
Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan
-
Harga Emas Pegadaian Jumat Ini Stagnan, Cek Perbandingan Galeri 24 dan UBS
-
KPPU Hukum 97 Pinjol, Denda Fantastis Rp755 Miliar Menanti