Suara.com - Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan bank sentral berada di jalur untuk menaikkan suku bunga tahun ini.
Dolar juga mendapat dukungan setelah pertumbuhan ekonomi (PDB) Amerikat Serikat untuk kuartal kedua tahun ini direvisi naik lagi.
"Sebagian besar peserta FOMC (Komite Pasar Terbuka Federal), termasuk saya sendiri, saat ini mengantisipasi bahwa mencapai kondisi ini kemungkinan akan memerlukan peningkatan awal dalam suku bunga federal fund tahun ini, diikuti oleh kecepatan bertahap pengetatan setelah itu," kata Yellen dalam pidato publik pada Kamis.
Kata-kata Yellen mereda kekhawatiran pasar tentang pertumbuhan global yang melambat dan mendukung greenback pada Jumat.
Greenback lebih terangkat ketika laporan menunjukkan produk domestik bruto (PDB) negara itu meningkat pada tingkat tahunan 3,9 persen pada kuartal kedua 2015, menurut estimasi "ketiga" yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS pada Jumat.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,18 persen menjadi 96,167 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh ke 1,1196 dolar AS dari 1,1220 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5190 dolar AS dari 1,5237 dolar pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7019 dolar AS dari 0,7036 dolar.
Dolar AS dibeli 120,62 yen Jepang, lebih tinggi dari 120,03 yen dari sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9799 franc Swiss dari 0,9761 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3330 dolar Kanada dari 1,3317 dolar Kanada. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional
-
Wapres Cek Proyek Strategis Senilai Rp1,4 T di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen ke Pasar Global
-
Fitch Semprot Outlook RI Jadi Negatif, Menkeu Purbaya Jujur: Salah Saya Juga!
-
Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman: Cadangan Nasional Bisa Tahan hingga 35 Hari