Suara.com - Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya di New York pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena data ekonomi yang keluar dari negara itu lebih baik dari yang diperkirakan.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,21 persen menjadi 94,570 pada akhir perdagangan.
Produksi industri AS turun 0,2 persen pada September dari bulan sebelumnya, menurut Federal Reserve, Jumat.
Untuk kuartal ketiga secara keseluruhan, total produksi industri AS naik pada tingkat tahunan 1,8 persen, dan output manufaktur naik 2,5 persen.
Sementara itu, angka pendahuluan indeks keseluruhan tentang sentimen konsumen dari Thomson Reuters/University of Michigan untuk Oktober tercatat 92,1, mengalahkan konsensus pasar 89,5.
Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh ke 1,1374 dolar AS dari 1,1384 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun ke 1,5452 dolar AS dari 1,5489 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia beringsut turun menjadi 0,7278 dolar AS dari 0,7337 dolar.
Dolar AS dibeli 119,40 yen Jepang, lebih tinggi dari 118,78 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS menguat menjadi 0,9516 franc Swiss dari 0,9510 franc Swiss dan meningkat menjadi 1,2911 dolar Kanada dari 1,2847 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya