Kehadiran taman di rumah akan membuat rumah tampak lebih indah. Namun seringkali perawatannya ditinggalkan sehingga membuat taman tampak menyeramkan.
Taman di rumah tentu bisa Anda letakkan pada area manapun. Desain nya pun bisa Anda sesuaikan dengan kepribadian Anda. Hal ini dilakukan mengingat taman akan mencerminkan pemilik rumah.
Saat ingin mengatur taman, ada beberapa hal yang tidak perlu dilakukan. Menurut fengshui, tidak selamanya pengaturan tata letak taman dapat dilakukan dengan sesuka hati melainkan tetap harus mengikuti kaedah fengshui sehingga energy positif tetap bisa terpancar di rumah.
Apa saja larangan pengaturan taman menurut fengshui tersebut?
1. Pengaturan pagar
Suara.com - Jangan letakkan taman dengan pagar pada jarak yang berdekatan terutama dengan rumah bagian utama. Batasan perlu dibangun di sekeliling rumah dengan porsi tinggi yang sama namun jangan melebihi tinggi rumah. Hal ini akan membuat keseimbangan energy masuk ke rumah.
2. Pengaturan batu pijak
Buatlah jalan setapak atau batu pijak agar tanaman tidak diinjak dengan semena-mena. Menurut fengshui, pijakan jangan dibuat dalam satu garis lurus dan sudut yang tajam. Namun Anda dapat membuatnya lebih melengkung dan halus. Perhatikan untuk tidak membuat batu pijakan searah lurus pintu utama
3. Pengaturan taman kecil
Taman kecil dengan letak tersembungi dapat Anda letakkan di dalam rumah. Kemudian Anda dapat meletakkan pot keramik berukuran besar sebagai lambing keberuntungan. Energi positif pun dapat masuk ke dalam rumah.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu