Suara.com - PT Timah (Persero) Tbk mendorong pemerintah mengembangkan industri hilir timah karena memiliki nilai tambah yang berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan negara dan kesejahteraan masyarakat.
"Kita berharap pemerintah mengembangkan produk hilir timah seperti tin solder, tin chemical, dan produk hilir lainnya, karena stok bahan baku timah berlimpah," kata Dirut PT Timah Persero (Tbk), Sukrisno di Pangkalpinang, Rabu (11/11/2015).
Ia menjelaskan selama ini produksi tambang timah banyak, namun realisasi produk hilir timah seperti tin solder hanya 120 ribu ton dan tin chemical 100 ribu ton.
"Kita terus berusaha agar produk hilir timah ini lebih dikembangkan, karena memiliki nilai jual yang tinggi dibanding timah batangan," ujarnya.
Ia mengatakan berdasarkan Permendag Nomor 33 Tahun 2015 tentang tata niaga timah. Produk timah yang boleh diekspor hanya timah batangan, sementara produk hilir timah ini harus terlebih dahulu dikelola oleh perusahaan dalam negeri.
"Berdasarkan Permendag itu menyebutkan perusahaan tambang timah yang memiliki IUP tidak boleh mengelola tin solder, tin chemical, tetapi dikelola perusahaan lainnya yang memiliki izin usaha industri," ujarnya.
Selain memiliki nilai tambah, menurut dia, industri hilir produk timah akan meningkatkan investasi industri pengolahan timah dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
"Kita siap membantu pemerintah dalam mengembangkan industri hilir produk timah, sehingga kita tidak hanya menjual timah batangan, tetapi juga produk tin chemical, tin solder dan produk hilir timah lainnya," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah