Suara.com - Kurs dolar AS turun terhadap sebagian besar mata uang utama di New York, Jumat (13/11/2015) pagi. Ini dikarenakan investor mengambil keuntungan dari kenaikan greenback baru-baru ini.
Dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama awal pekan ini. Bank sentral negara itu berada di jalur untuk menaikkan suku bunga pada akhir tahun.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,35 persen menjadi 99,322 pada akhir perdagangan Selasa kemarin. Ini tingkat tertinggi sejak April. Indeks mundur kembali menjadi 98,652 pada akhir perdagangan Kamis, karena aksi ambil untung di pasar.
Dolar AS telah menguat didukung sejak laporan ketenagakerjaan yang membaik pada pekan lalu memicu ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga dalam pertemuan kebijakan Federal Reserve berikutnya pada Desember.
Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa total gaji pekerja non pertanian meningkat 271.000 pada Oktober. Ini mengalahkan konsensus pasar naik 190.000.
Departemen mengatakan Kamis bahwa dalam pekan yang berakhir 7 November, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman mencapai 276.000, tidak berubah dari tingkat direvisi minggu sebelumnya.
Pada akhir perdagangan dinNew York, euro naik menjadi 1,0792 dolar AS dari 1,0743 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,5223 dolar AS dari 1,5220 dolar pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7125 dolar AS dari 0,7058 dolar.
Dolar AS dibeli 122,66 yen Jepang, lebih rendah dari 122,90 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1,0012 franc Swiss dari 1,0045 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3278 dolar Kanada dari 1,3267 dolar Kanada. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur