Suara.com - Perangkat audio memang dibutuhkan untuk menunjang suara saat mendengarkan musik atau menonton film di dalam rumah. Namun, terkadang penggunaan perangkat audio menimbulkan gema yang mengganggu.
Gema pada ruangan bisa muncul karena adanya pantulan gelombang bunyi oleh sisi-sisi ruangan yang saling berhadapan. Oleh sebab itu, berikut ini simak beberapa tips menghilangkan gema di dalam ruangan!
Wall-art
Lukisan kanvas atau wall-art berbahan dari kain bisa mengurangi gema di dalam ruangan dengan cara memasangnya sejajar pada dinding agar wall-art tersebut menyerap pantulan suara yang timbul. Namun sebaiknya jangan memilih wall-art yang menggunakan cat minyak yang tebal karena catnya akan mengeras dan memantulkan suara.
Rak buku
Letakkan rak buku bermaterial kayu yang cukup tinggi pada dinding dan kemudian simpan buku-buku dan pajangan di atas rak tersebut. Rak buku kayu dan buku tersebut bisa membantu meredam gema yang timbul.
Karpet

Karpet bisa membantu mengurangi gema yang timbul akibat pantulan suara dari lantai. Jadi, Anda bisa memasang karpet sekaligus untuk mempercantik tampilan interior rumah.
Panel akustik
Selain itu, Anda bisa menggunakan panel akustik peredam suara. Terdapat berbagai model panel akustik yang bisa Anda beli dan pasang di rumah.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara