Suara.com - Kurs dolar AS berfluktuasi terhadap sebagian besar mata uang utama di perdagangan New York pada Rabu (Kamis pagi WIB 24/12/2015). Kondisi ini terjadi di tengah perdagangan tipis di musim liburan.
Departemen Perdagangan AS pada Rabu (23/12/2015) mengumumkan bahwa pesanan baru untuk barang tahan lama pada November hanya meningkat 0,1 miliar dolar AS, atau hampir tidak berubah, menjadi 238,8 miliar dolar AS.
Pendapatan pribadi meningkat 44,4 miliar dolar AS atau 0,3 persen, dan pendapatan pribadi yang siap dibelanjakan naik 34,5 miliar dolar AS atau 0,3 persen pada November, menurut laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan, Rabu (23/12/2015).
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,14 persen menjadi 98,358 pada akhir perdagangan.
Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi 1,0908 dolar AS dari 1,0954 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,4872 dolar AS dari 1,4814 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,7241 dolar AS dari 0,7227 dolar.
Dolar AS dibeli 120,85 yen Jepang, lebih rendah dari 121,04 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9906 franc Swiss dari 0,9877 franc Swiss dan bergerak turun menjadi 1,3862 dolar Kanada dari 1,3940 dolar Kanada.
(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya