Suara.com - Direktur PT (Persero) LEN Industri, Abraham Mose, mengatakan pembangunan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Oelpuah, sekitar 20 km timur Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, merupakan yang terbesar Indonesia.
"Instalasi PLTS berkapasitas 5 MW ini merupakan yang terbesar di Indonesia dan karya anak bangsa sendiri," katanya ketika peresmian instalasi tersebut oleh Presiden Joko Widodo di Desa Oelpuah, Kabupaten Kupang, Minggu (27/12/2015).
Ia mengatakan pembangunan instalasi PLTS tersebut merupakan kontribusi dari PT LEN Industri untuk mendukung program pemerintah dalam mengisi kekurangan energi listrik nasional yang saat masih sekitar 35.000 MW.
Abraham menambahkan keberhasilan pembangunan PLTS tersebut merupakan bantuan dan kerja sama yang terjalin dengan baik antara masyarakat Desa Oelpuah dengan PT LEN Industri sehingga pengoperasiannya sudah dijalankan.
"Kita sudah operasikan PLTS ini pada 8 Desember 2015 dan sudah masuk ke jalur Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang kapasitasnya mencapai 20 KV," ujarnya.
Ia mengatakan dari awal perencanaan pembangunan PLTS tersebut, direncanakan akan selesai dan diresmikan pada Juni 2016 namun dalam perjalanan pengerjaan dan penyelesiaannya hanya membutuhkan waktu sembilan bulan.
"Ini artinya lebih cepat dari yang diharapkan, sebab sebelumnya pembangunan PLTS ini dimulai pada Juni lalu dan rencananya baru akan diresmikan pada Juni 2016," tuturnya.
Menurut dia percepatan pembangunan instalasi PLTS tersebut, karena produksi modulnya sendiri merupakan produksi dalam negeri sehingga prosesnya juga lebih cepat dibandingakan harus mencari modul dari luar negeri.
PT LEN sendiri berencana akan mengembangkan PLTS di sejumlah daerah di NTT.
"Kami butuh 5 - 10 hektare untuk membangun lagi PLTS tersebut," katanya dan menambahkan pihaknya sudah menyampaikan hal ini kepada Gubernur NTT Frans Lebu Raya untuk mendukung program pembangunan PLTS di NTT. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading
-
Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah
-
Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?
-
IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat
-
Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO
-
Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M
-
DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas
-
RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham
-
IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina
-
Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux