Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengaku sudah melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo untuk meminta izin mengelola bandara-bandara di daerah yang terbengkalai untuk ambil alih oleh pemerintah.
"Saya sudah mengirimkan surat ke pak presiden soal bandara-bandara yang terbengkalai agar dikelola pemerintah daerah atau BUMN saja," kata Jonan dihadapan anggota DPD, Selasa (26/1/2015).
Ia mengatakan, hal tersebut agar bandara-bandara tersebut dapat dijaga dan diperbaiki oleh pemerintah. Hal tersebut lantaran ia tidak ingin bandara tersebut tidak terurus begitu saja.
"Percuma saja kalau hanya didiamkan terus nggak dibangun atau diperbaiki," ungkapnya.
Ia mencontohkan, Bandara di Sumatera Utara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II, sampai saat ini belum ada perkembangan yang terlihat. Bahkan banyak menuai protes dari masyarakat.
"Padahal itu diserahkan dari Kemenhub ke Angkasa Pura, tapi tidak dirawat dan diperbaiki. Ini protes banyak, kok nggak diperbaiki. Saya bilang pemerintah nggak bisa apa-apa karena yang kelola AP II, kalau punya pemerintah ya bisa," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia
-
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi
-
Bandara Kuwait Lumpuh Total Dihantam Rudal Iran, Penerbangan Internasional Berhenti
-
Ikuti Tren Global, Harga Avtur Pertamina Turun hingga 10 Persen
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi
-
Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM