Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan fenomena anjloknya harga minyak dunia dalam beberapa bulan terakhir sulit untuk dihindari. Hal tersebut lantaran adanya pencabutan sanksi embargo kepada Iran yang membuat pasokan minyak dunia menjadi berlebihan.
"Ini memang sesuatu yang tidak bisa kita hindari dan memang harus terjadi," kata Bambang di Jakarta, Jumat (29/1/2016).
Kendati demikian, Bambang berjanji membantu para pengusaha maupun kontraktor kontrak kerjasama di industri minyak dan gas untuk meringankan beban mereka agar tidak mengalami kerugian.
"Kami berjanji akan meringankan beban pengusaha industri minyak dan menyelesaikan problem ini. Kami akan berusaha mengatasi ini. Kita akan lakukan efisiensi agar tidak ada pengurangan tenaga kerja atau PHK di sektor migas saat ini," katanya.
Namun, kementerian belum bisa membeberkan apa saja yang akan dilakukan pemerintah untuk mengatasi dampak negatif dari anjloknya harga minyak dunia terhadap industri minyak di dalam negeri.
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026
-
Pertamina Trans Kontinental Bersama Galangan Nasional Resmi Mulai Pembangunan Utility Boat 22 Pax
-
Daya Beli Melempem, Kelas Menengah Masih Mimpi Beli Mobil Listrik Murah
-
RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar
-
Ekonomi Digital RI Diramal Bakal Cerah, Investasi Data Center Melejit Gila-gilaan!
-
Purbaya Tak Tahu Sumber Anggaran untuk Gaji Manajer Kopdes Merah Putih
-
Investasi Saham RI, AS, Kripto, hingga Reksa Dana Kini Bisa Diakses dari Satu Aplikasi
-
Warisan Jokowi Buat RI Kebagian Duit Rp147 Triliun Dalam 3 Bulan
-
BCA Cetak Laba Bersih Rp14,7 Triliun di Kuartal I-2026
-
Bank Jakarta Bakal Ambil Peran Orkestrator Ekonomi Ibu Kota