Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk berpeluang menjadi bank yang melayani pembayaran sekitar sepuluh jenis pungutan yang disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Kerja sama antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ BPN dengan BNI akan menguntungkan kedua belah pihak karena layanan dalam pembayaran PNBP akan semakin mudah dilakukan melalui BNI, dan disisi lain, nasabah BNI yang berkepentingan dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ BPN akan mendapatkan fitur layanan tambahan, yaitu kemudahan menyetor PNBP melalui multichannel BNI.
Penandatangan Kesepakatan Bersama antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN dengan BNI dilaksanakan di Jakarta, Senin (1/2/2016). Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Agraria dan Tata Ruang/ BPN Ferry Mursyidan Baldan dan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni.
Baiquni mengungkapkan, tujuan Kesepakatan Bersama ini adalah untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan dan menunjang tugas pokok serta fungsi masingmasing Pihak, sehingga memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. "Selain itu, akan memberikan layanan yang lebih baik bagi pengguna jasa para Pihak, misalnya wajib bayar PNBP selaku pengguna jasa Kementerian ATR dan juga selaku nasabah BNI," kata Baiquni.
PNBP yang terkait dengan tugas dan fungsi pokok Kementerian ATR dan BPN diantaranya adalah Pelayanan Survei, Pengukuran dan Pemetaan, Pelayanan Pendaftaran
Tanah, Pelayanan Konsolidasi Tanah Secara Swadaya, dan Pelayanan Pertimbangan Teknis Pertanahan. Selain itu juga terdapat PNBP Pelayanan pemeriksaan tanah, Pelayanan Informasi.Pertanahan, Pelayanan Lisensi, dan Pelayanan Pendidikan Pelayanan Pendaftaran Bekas Tanah terlantar. Semua pelayanan tersebut saat ini sudah tersambung dengan SIMPONI dari Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan.
Setoran PNBP tersebut dapat dibayar melalui BNI. Kemudahan ini diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada wajib bayar dan/ atau nasabah BNI, mengingat
pembayaran PNBP melalui BNI ini dapat dilakukan melalui seluruh outlet BNI yang tersebar di seluruh Indonesia, melalui internet banking BNI dan juga melalui ATM serta EDC. Bahkan, dengan melalui internet banking BNI dan ATM, maka pembayaran PNBP dapat dilakukan.
Berita Terkait
-
Defisit APBN April 2026 Tercatat Rp164,4 Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
Purbaya Temui Bahlil Siapkan Swasembada Energi dan Listrik Desa
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?