Suara.com - PT Adhi Karya Tbk optimistis dapat menuntaskan pembangunan prasarana kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT) terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodetabek).
"Kami optimis karena kesiapan teknis dan pendanaan untuk proyek sepanjang 83,6 kilometer ini sudah tersedia," kata Direktur III Adhi Karya, Joko Prabowo dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, saat ini perseroan tengah menyelesaikan tahap pertama pekerjaan konstruksi di wilayah Cibubur - Cawang.
"Mungkin bisa dilihat Cibubur - Cawang itu kan harus diselesaikan dalam tahap 1. Itu sudah 14 km tiang pilar dikerjakan. Sudah dalam pogress itu. Memang ada sedikit 'review design' terhadap grider-nya," katanya.
Dikatakannya juga, kemajuan pekerjaan juga telah mencapai wilayah Bekasi Timur. Diharapkan tahapan-tahapan penyelesaian pengerjaan dapat rampung pada 2018 mendatang.
"Bekasi Timur juga sudah mulai pengeboran. Kemudian ke arah kota. Diharapkan 2018. Secara teknis, sudah selesai 2018," katanya.
Adhi Karya akan mendapat tambahan permodalan sebesar Rp2,75 triliun yang diperoleh dari penerbitan saham terbatas (rights issue).
Rinciannya, berasal dari pemerintah melalui penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp1,40 triliun dan publik Rp1,35 triliun.
Dana right issue itu digunakan sebagian untuk membiayai proyek LRT berserta stasiun dan properti pendukungnya dengan konsep "transit oriented development", termasuk fasilitas "park and ride".
Pada 9 September 2015, Adhi Karya telah meresmikan dimulainya pembangunan LRT. Peresmian proyek dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.
Proyek LRT akan dibangun dua tahap. Pada tahap pertama mencakup tiga trase, yaitu Cibubur-Cawang sepanjang 13,7 km, Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 km dan Bekasi Timur-Cawang sepanjang 17,9 km.
Lalu, pada tahap kedua pembangunan LRT mencapai 41,5 km dan meliputi lintas layanan Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, Palmerah-Grogol. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
Terkini
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Purbaya Minta Pegawai Kemenkeu Terapkan Nilai Pancasila untuk Kelola Keuangan Negara
-
Aturan DHE SDA Berlaku Hari Ini, Purbaya Minta Kepatuhan Repatriasi Wajib 100 Persen
-
Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah
-
Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840
-
Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini
-
IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout
-
Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen
-
SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini