Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, era kepemimpinan Presiden Joko Widodo, pemerintah sangat gencar untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur di Indonesia.
Hal tersebut dilakukan guna menarik para investor baik dalam maupun luar negeri untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Pasalnya, investor sangat tertarik pada investasi jangka panjang.
"Mana mau investor kalau infrastrukturnya belum memadai. Ditambah lagi, pembangunan ini kan sifatnya jangka panjang. Kalau investasinya jangka pendek orang pasti akan menghindar," kata Darmin saat ditemui di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016).
Jika infrastruktur sudah dibangun, investor akan melirik Indonesia. Meski ekonomi tengah melambat. Di sisi lain biaya logistik akan murah.
"Karena infrastruktur kita sudah memadai, biaya logistik atau biaya pengeluaran lainnya bisa ditekan dan efesien. Makanya ini kita galakkan terus ke depannya. Jadi investasi ini keputusan jangka panjang," ungkapnya.
Kendati demikian, pihaknya mengakui bahwa dampak dari pembangunan infrastruktur ini tidak bisa langsung dirasakan oleh masyarakat dan negara. Dia yakin sektor-sektor di Indonesia akan tumbuh secara bertahap.
"Mulai dari sektor pertanian, pariwisata, pendidikan dan sebagainya akan sedikit demi sedikit mulai dirasakan," kata Darmin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya