Suara.com - Di tengah kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyempatkan diri untuk menemui para petani bawang dan padi di pinggir sawah. Acara yang tidak direncanakan dalam agenda resmi kepresidenan tersebut dimanfaatkan oleh Presiden tidak hanya untuk menyapa mereka, tapi juga untuk mengetahui hasil yang diperoleh para petani tersebut.
Panas yang terik tak menghalangi langkah Presiden Jokowi untuk mencari tahu kondisi para petani di lapangan. Dalam dialognya dengan para petani bawang dan padi tersebut, Jokowi mengaku menemukan beberapa kendala yang dialami.
“Coba lihat, di dalam bawang ini ada ulatnya. Ternyata obatnya (pembasmi hama) tidak cukup ampuh. Tadi saya tanya langsung ke para petani apa masalahnya. Ini mau saya bawa semuanya, akan saya periksa,” kata Presiden Jokowi setelah berdialog dengan para petani yang sedang menggarap sawahnya di Desa Luwunggede, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (11/4/2016).
Ketika ditanyakan oleh awak media mengenai solusi dari permasalahan tersebut, Jokowi menegaskan akan menginstruksikan Dirjen Tanaman Pangan untuk mengirimkan tim ke lokasi dan menangani masalah tersebut.
“Saya akan instruksikan tim dari Dirjen untuk datang langsung ke sini. Tadi padinya juga mengalami masalah yang sama. Kalau tidak diterjunkan langsung, masalah tidak akan selesai,” tegas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Berita Terkait
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?
-
Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini
-
Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian
-
BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru
-
Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya
-
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS
-
Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya