Menteri Lingkungan dan Pangan Denmark, Esben Lunde Larsen hari ini mendatangi kantor Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk membahas rencana investasi Denmark di sektor pertanian dan perternakan Indonesia.
Pertemuan yang dilakukan selama dua jam tersebut, Denmark menyatakan berminat untuk melakukan investasi di Indonesia.
"Tadi sudah melakukan pembicaraan, Denmark tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Dari pertenakan unggas, sapi, babi dan produkai susu. Terus yang pertanian, Denmark mau menanamkan modalnya di lahan jagung dan tebu," kata Amran saat ditemui di kantornya, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (12/4/2016).
Selain itu, pemerintah juga menawarkan lahan seluas 2 juta hektar kepada Denmark di daerah Sukawesi Selatan, NTB, dan Kalimantan. Agar lahan-lahan tersebut bisa dikembangkan oleh Denmark untuk lahan pertanian atau peternakan.
"Di sana kan bisa dikembangkan, ada lahan peternakan dan pertanian. Terus tadi juga kita membicarakan peluang-peluang bisnis lain juga selain di sektor pangan. Tapi ini nanti akan ada pbahasan lebih lanjut," katanya.
Berita Terkait
-
ADOR Benarkan Keberadaan NewJeans di Denmark, Comeback Makin Dekat?
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak
-
Efek Domino Plastik yang Menyentuh Semua Sektor, Pertanian Juga Kena lho!
-
Jaga Ketahanan Pangan ASEAN, Pupuk Indonesia Bentuk SEAFA Bersama Petronas dan BFI
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN
-
Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat
-
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?
-
Anhar Sudradjat: Investasi Rumah Lebih Menguntungkan Dibanding Emas