Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk menjadikan daerah masing-masing lebih produktif dan inovatif. Sebab, kalau tidak begitu, tidak maju-maju.
"Daerah adalah kegiatan produktif dan inovsi daerah masing-masing. Tanpa itu nggak bisa maju. Memang dibutuhkan kewenangan dan hak, tapi dibutuhkan kewajiban, dan amanah butuh tanggungjawab, jadi anda (kepala daerah) juga punya amanah dan kewajiban melaksanakan amanah. Jadi ngga hanya memeberikan hak, tapi kewajiban itu juga," kata Jusuf Kalla pidato di acara Indonesia Investment Week 2016 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (5/5/2016).
Ukuran keberhasilan otonomi daerah saat ini sangat bergantung pada kemampuan pemimpin daerah untuk membawa daerahnya lebih maju.
Menurutnya makna dari otonomi daerah memberikan kesempatan ke daerah untuk membangun, menginovasi produktivitas dalam membangun masing-masing sesuai kondisi daerah.
"Hasil dari otonomi ditentukan oleh apakah daerah mengkatkkan kesejahteraannya atau tidak salah satu indiaktor adalah kemampuan daerah membiayai daerah itu," katanya.
Otonomi diterapkan agar bisa memberikan kehidupan demokrasi, pemerataan wilayah, dan menjadi program untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat lewat pemerintahan otonomi.
"Itu sebabnya maka UU otonomi telah mengalami perubahan dengan berbagai alasan. UU selalu dinamis, UU nggak bersifat suatu yang berlaku selamanya," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif