Suara.com - Senior Vice President, Policy, Government, and Public Affairs PT. Chevron Pasific Indonesia Yanto Sianipar menepis kabar yang menyebutkan perusahaannya melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 806 karyawan sepanjang April 2016.
"Nggak, nggak ada PHK. Jadi memang ada penawaran, mau diambil atau tidak. Kalau nggak mau diambil ya tetap bekerja," kata Yanto di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (5/5/2016).
Ia menjelaskan penawaran tersebut diberikan kepada enam ribu pegawai. Hal ini lantaran, Chevron tengah melakukan penyesuaian bisnis perusahaan.
"Jadi bukan PHK, tapi menawarkan. Kalau mau ya tetap lanjut," kata dia.
Kabar Chevron Pasific Indonesia mem-PHK karyawan sebelumnya santer terdengar. Menurut kabar yang beredar, Chevron yang melakukan PHK yang beroperasi di Riau dan Kalimantan sejak Maret hingga April.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay
-
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000
-
RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan
-
Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?