Suara.com - Pada 9 Juni 2016 mendatang, salah satu bank pelat merah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berencana akan meluncurkan satelit pribadinya yang akan diluncurkan langsung menggunakan roket milik perusahaan Arianspace di Korou French Guiana, Amerika Selatan.
Satelit yang diberinama BRISat merupakan satelit pertama didunia yang dimiliki oleh perbankan. Direktur Utama BRI, Asmawi Syam mengatakan, untuk membeli satelit ini, perseroan telah menghabiskan dana sebesar 250 juta dolar AS atau sekitar Rp3,35 triliun dengan kurs Rp13.500.
“Tujuan peluncuran satelit ini juga sebagai langkah efesiensi. Di mana perbankan sedang gencar untuk melakukan efesiensi. Selama ini kami satelit ini sewa untuk 23 transponder dengan biaya Rp500 miliar per tahun. Kalau punya sendiri kan lebih efisien, itu (harga sewa) kan terus berubah. Lebih baik punya sendiri bisa dipakai sampai 17 tahun mendatang,” kata Asmawi saat menggelar konferensi persnya di kantor BRI, Jakarta Selatan, Selasa (31/5/2016).
Selain itu, lanjut Asmawi, tujuan dari peluncuran BRISat ini untuk menjangkau layanan keuangan di daerah-daerah terpencil lantaran masih kekurangan akses seperti internet banking, mobile banking dan sebagainya.
“Kalau dilihat khususnya di wilayah timur Indonesia ini kan akses perbankan masih minim. Diharapkan, dengan adanya BRISat ini, masyarakar diwilayah pelosok bisa dilayani dengan baik. Sesuai dengan arahan pemerintah di mana kita harus meningkatkan inklusi keuangan Indonesia yang masih rendah,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri