Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution hari ini memanggil Menteri Keuangan Bamvang Brodjonegoro, Menteri Bappenas, Sofyan Djalil dan Sekertaris Kabinet, Pramono Anung ke kantornya di Jalan Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, Senin (6/6/2016).
Salah satu agenda yang akan dibahas adalah terkait rencana Presiden Joko Widodo yang akan menerbitkan Instruksi Presiden terkait perencanaan penganggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sofyan menjelaskan, nantinya perencanaan anggaran yang dibebankan kepada Bappenas tidak berdasarkan Inpres tapi justru melahirkan Peraturan Pemerintah (PP) baru.
"Jadi nggak melalui Inpres, nggak jadi, tapi inpres itu mengeluarkan PP baru. Kan Inpres yang kemarin itu mengubah PP Nomor 40 tahun 2006 dan PP Nomor 90 Tahun 2010. Nah ini disatukan dalam satu PP nantinya. Ini makanya kita bahas," kata Sofyan.
Pihaknya berharap, pembahasan PP soal perencanaan penganggaran ini dapat segera diselesaikan. Sehingga, pada penyusunan APBN 2017 tugas Bappenas dalam penyusunan perencanaan anggaran dan pembangunan nasional dapat segera dijalankan.
"Mungkin bisa jalan untuk 2017," katanya.
Sebelumnya, Presiden berencana akan mengeluarkan kebijakan yang melibatkan Bappenas dalam perencanaan penganggaran pembangunan nasional yang dikeluarkan dalam bentuk Inpres.
Hal tersebut bertujuan agar, soal penganggaran pembangunan Bappenas bisa berperan dalam perencanaannya bersama dengan Kemenkeu sehingga adan sinkronisasi dalam program pembangunan.
Sehingga Bappenas bisa terlibat secara langsung untuk melakukan monitoring terhadap apa yang dilakukan dalam perencanaan dan juga realisasinya.
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan