Musim setelah Lebaran biasanya menjadi momok bagi berbagai divisi HRD Perusahaan, hal ini disebabkan kecenderungan karyawan mengajukan pengunduran diri dan pindah ke kantor baru cukup tinggi. Biasanya para karyawan menunggu turunnya THR (Tunjangan Hari Raya) dahulu sebelum memutuskan hal tersebut.
Namun tak jarang, keputusan karyawan untuk pindah kerja diakibatkan ketidakpuasan dalam bekerja yang disebabkan berbagai macam faktor seperti remunerasi, hubungan dengan rekan kerja maupun atasan hingga beban kerja yang terlalu tinggi.
Qerja.com, platform online komunitas untuk berbagi informasi mengenai tempat kerja dan gaji merilis daftar terbaru perusahaan yang beroperasi di Indonesia dan menduduki 5 posisi teratas tingkat kepuasan karyawan di 5 industri favorit : IT & Telecommunication; Mining, Oil & Gas; FMCG (Fast Moving Consumer Goods); Banking & Financial Services serta Insurance.
Visi Qerja selama ini untuk meningkatkan tingkat kepuasan karyawan Indonesia terhadap tempat kerja masing-masing disambut baik oleh para professional, selama 2 tahun beroperasi Qerja telah mendapatkan ratusan ribu review gaji dan perusahaan yang dilakukan oleh para karyawan.
“Kami mengolah berbagai data skor nilai rating di Qerja yang telah kami peroleh di berbagai industri dan perusahaan, terdapat lima faktor yang digunakan untuk menghitung tingkat kepuasan karyawan ini antara lain Kompensasi Benefit, Kesempatan Karir, Work Life Balance, Nilai & Budaya serta Manajemen Perusahaan” ungkap Raetedy Refanatha, GM Commercial Qerja.com dalam keterangan resmi, Kamis (28/7/2016).
Pengolahan data dengan menggunakan “Bayes Method” dilakukan untuk menghitung rata-rata pembobotan yang disesuaikan dengan banyaknya kontribusi dari setiap perusahaan dan akhirnya diformulasikan hingga menghasilkan satu nilai yang mendeskripsikan level kepuasan kerja di setiap perusahaan, tambah Raetedy.
Penilaian kali ini mengikutsertakan lebih dari 1500 perusahaan di 5 industri yang dilakukan penilaian. Perusahaan multinasional seperti Chevron, Unilever dan Prudential merajai industri Mining, Oil & Gas, FMCG serta Insurance, tak kalah dengan mereka, perusahaan lokal seperti BCA dan Telkomsel berhasil menduduki posisi teratas industri Banking & Financial Services maupun IT & Telco dan memenangkan hati karyawan mereka.
Veronika Linardi, CEO Qerja.com mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku industri HR. "Tujuannya untuk membangun kultur positif di lingkungan kerja dan bagi para pencari kerja yang ingin bekerja dalam suasana kantor kondusif dan mendukung produktivitas mereka,” kata Veronika dalam kesempatan yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok