Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (24/8/2016) ditutup turun sebesar 13 poin atau 0,24 persen ke level 5.403 setelah bergerak di antara 5.385-5.406. Sebanyak 145 saham naik, 157 saham turun,
87 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 7.811 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp 239 miliar.
Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe, Kamis (25/8/2016).
"IHSG melemah 13 point membentuk candle dengan body tipis dan shadow diatas dan bawah indikasi konsolidasi. IHSG berpeluang konsolidasi melemah dengan support di level 5351 sampai 5296 dan resistance di level 5438 sampai 5476," kata Kiswoyo.
Pasar Saham Amerika melemah, mengikuti kejatuhan harga minyak. Secara keseluruhan indeks S&P500 telah menyentuh level rekor baru 11 kali sejak awal Juli, namun para investor masih bersikap waspada sehingga terjadi profit taking. Harga minyak dan logam mulia juga turut melemah sehingga membebani kinerja saham sektor tambang. Fokus para pelaku pasar juga akan bergeser pada konferensi Jackson Hole di hari Jumat.
"Indeks Dow Jones melemah 0.34 persne ke level 18,484, Nasdaq melemah tajam 0.73 persen ke level 4,783 dan S& P melemah 0.51 persen ke level 2,175," ujar Kiswoyo.
Pasar Eropa ditutup bervariasi di akhir perdagangan, sentimen pasar tertopang data ekonomi positif dari zona Euro. Ekonomi zona Euro berakselerasi moderat di bulan Agustus, Markit melaporkan indeks aktivitas bisnis yang dilihat dari purchasing managers index (PMI) berada di level tertinggi tujuh bulan. Angka indeks dirilis sebesar 53,3 naik dari 53,2 di bulan Juli.
"Indeks FTSE melemah 0.40 persen di level 6,835. CAC menguat 0,32 persen ke level 4,435, sementara DAX juga menguat 0,28 persen ke level 10,62," tutup Kiswoyo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG
-
Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri
-
Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina
-
Kartu Kredit Infinite Prioritas Hasil Kolaborasi BRI dan Visa: Hadirkan Banyak Keuntungan Eksklusif
-
Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?
-
Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan