Pengusaha nasional James Riady menyambangi Kantor Pajak Pratama (KPP) Sudirman untuk mengikuti program pengampunan pajak (tax amnesty), di Jakarta, Jumat (2/9/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Suara.com - Pengusaha nasional pemilik Lippo Group James Riady mengajak para pengusaha nasional untuk ikut program pengampunan pajak atau tax amnesty. Hal tersebut untuk membantu pemerintah dalam meningkat perekonomian di dalam negeri.
"Kita harus melangkah dan merapikan ini semua. Supaya kita bisa dimerdekakan. Jadi nanti bisa masuk sistem," kata James di kantor DJP, Jakarta Pusat, Jumat (2/9/2016).
Hari ini James Riady mendatangi kantor DJP Kementerian Keuangan. Ia mengaku tak hanya mendeklarasikan harta kekayaannya, tetapi juga ikut merepatriasi uangnya tersebut.
"Saya ikut keduanya, saya sebenarnya mau bilang nominal tebusannya, tapi nggak bisa karena malah bikin persaingan tidak sehat," katanya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Pemilik Lippo Group Daftar Ikut Program Tax Amnesty
-
Lippo Group Optimis Tax Amnesty Bisa Naikkan Penjualan 30 Persen
-
Lippo Cikarang Raup Pendapatan Rp869 Miliar di Semester I 2016
-
Lippo dan Mitsubishi Sepakat Bangun Newport Park Apartment
-
IPW: Pembangunan Hunian Terintegrasi di Karawaci Sudah Mendesak
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO
-
Wacana Rokok Murah untuk Masyarakat Bawah Dikritik, Ancam Penerimaan Cukai Negara
-
cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi
-
IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun
-
Tiket Pesawat Gratis PPN dan Diskon Kereta, Ini Rincian Stimulus Ekonomi Rp26,3 Triliun
-
BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional
-
Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar
-
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
-
BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat