Chief Marketing Officer Lippo Homes Jopy Rusli mengaku optimis kebijakan tax amnesty (pengampunan pajak, red) akan berdampak positif bagi perkembangan industri properti dalam negeri. Bahkan kebijakan tax amnesty diperikirakan akan mampu mendongkrak penjualan properti di Lippo Group antara 20 persen hingga 30 persen.
"Kita lihat banyak sekali yang sudah menyatakan hendak mengikuti kebijakan tax amnesty, setiap hari bisa 500 orang yang datang untuk mendaftar tax amnesty. Kami sendiri mendukung kebijakan pemerintah, karena membuat para wajib pajak (WP) yang selama ini ngumpetin dananya mau untuk lebih terbuka," kata Jopy dalam wawancara dengan Suara.com, di Jakarta, Rabu (3/8/2016).
Iklim investasi yang lebih terbuka membuat para WP menjadi banyak yang tertarik untuk menginvestasikan dananya yang kembali ke Indonesia ke sektor properti. Karena aset properti di Indonesia tidak pernah turun, selalu naik. "Selama ini terus naik, dan negara kita masih tertinggal dibanding sektor properti yang ada di negara lain," ujar Jopy.
Menurutnya, cukup sulit untuk memperkirakan secara pasti berapa Rupiah dana repatriasi yang akan masuk untuk berinvestasi dan membeli properti yang dijual Lippo Group. Namun ia meyakini, fenomena ini akan berdampak positif bagi ekonomi Indonesia karena industri properti berkaitan dengan banyak industri lain. "Seperti industri semen, batu bata, dan baja," tambah Jopy.
Ia meyakini, dampak kebijakan tax amnesty bisa mendorong investasi pembelian properti di Lippo Group antara 20 persen hingga 30 persen. Selain itu, para pemilik dana repatriasi diperkirakan akan lebih mengincar investasi dalam bentuk apartemen, terutama di Jabodetabek. "Karena keterbatasan lahan di Jabodetabek yang makin lama makin habis. Selain itu, hidup di apartemen lebih praktis, terutama generasi muda. Hanya saja investasi rumah tapak tetap akan ada yang mengincar," tutupJopy.
PT Lippo Karawaci Tbk sendiri membukukan laba bersih pada Kuartal 1 2016 sebesar Rp308,68 miliar atau Rp13,56 per saham. Capaian ini mengalami penurunan 26,04 persen dari Laba bersih Kuartal 1 2015 yaitu Rp417,37 miliar atau Rp18,33 per saham. Meskipun kinerja emiten berkode LPKR menurun pada Q1 2016, namun pendapatan pokok perseroan tetap meningkat dari Rp2,45 triliun menjadi Rp2,61 triliun.
Berita Terkait
-
Sukseskan Tax Amnesty, HIPMI Gelar Rakor dengan Seluruh Anggota
-
Lippo Cikarang Raup Pendapatan Rp869 Miliar di Semester I 2016
-
Lippo dan Mitsubishi Sepakat Bangun Newport Park Apartment
-
Presiden KSPI Tak Yakin Sri Mulyani Dongkrak Perekonomian
-
Jokowi Minta Wajib Pajak Lapokan Uang yang Ada "di Bawah Bantal"
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
OJK Restrukturisasi Kredit 237 Ribu Korban Bencana Sumatera
-
Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
-
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya