Suara.com - Membeli furnitur menjadi kesenangan tersendiri bagi para ibu rumah tangga. Seperti halnya membeli lemari baru yang berguna untuk menyimpan barang koleksi. Misalnya, pakaian, tas, sepatu, dan sebagainya.
Namun bagi Anda yang baru saja membeli lemari baru, ada hal yang perlu Anda perhatikan. Jika lemari baru Anda beraroma kurang sedap, ini berarti Anda tak bisa langsung menggunakannya.
Hal wajar jika lemari baru punya bau tak sedap yang khas. Anda perlu membersihkan dan menyingkirkan bau tersebut, sebelum menyimpan barang di dalamnya.
Berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bau pada lemari baru:
1.Bersihkan Lemari
Hal pertama yang dilakukan ialah membersihkan lemari baru dari sisa-sisa finishing dan debu atau kotoran yang menempel. Anda bisa menggunakan kain lap bersih untuk membersihkannya.
Lalu yang perlu diingat, jangan Anda langsung masukkan kamper ke dalam lemari, karena bau kamper akan bercampur dengan bau lemari dan membuat baunya jadi tambah menyengat.
2.Biarkan Lemari Terbuka
Setelah lemarinya Anda bersihkan, bukalah lemari dan biarkan kosong selama beberapa hari. Ini dimaksudkan agar terjadi pertukaran udara di dalam lemari, sehingga bau tak sedap bisa benar-benar hilang.
3.Letakkan Baking Soda atau Bubuk Kopi
Untuk menghilangkan bau pada lemari baru hingga tuntas, kemudian Anda bisa ambil gelas dan tuangkan baking soda atau bubuk kopi ke dalam gelas, kemudian simpan gelas itu ke dalam lemari.
Biarkan selama beberapa hari agar baking soda dan bubuk kopi bekerja menyerap dan menetralisir bau pada lemari.
Setelah itu, baru Anda bisa menggunakan lemari dan meletakkan kamper agar lemari tak mudah lembab dan berjamur.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN