Pihak Badan Pengelola (BP) Batam membantah terjadi insiden gebrak meja dalam rapat dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengenai persoalan kinerja pelayanan BP Batam yang sering dikritik buruk.
Menurut pernyataan resmi tertulis Andi, Humas BP Batam, Minggu (9/10/2016), pihaknya keberatan dengan pemberitaan di Suara.com pada Jumat (7/10/2016) berjudul "Dikomplain Pengusaha, Kepala BP Batam Gebrak Meja di DPR". Link berita tersebut adalah : https://amp.suara.com/bisnis/2016/10/07/143108/dikomplain-pengusaha-kepala-bp-batam-gebrak-meja-di-dpr.
"Kami keberatan karena di rekaman kami tidak ada tindakan menggebrak meja dimaksud. Berita dimaksud karena tidak sesuai dengan kejadian serta menyangkut kredibilitas pimpinan BP Batam," kata Andi.
Sebagaimana diketahui, dalam rapat kerja yang dipimpin Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba, serta dihadiri Menteri Perekonomian (Menko) Darmin Nasution didampingi Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro dan jajarannya, Hartanto sempat dikomplain para pengusaha yang merasa susah dalam mengurus perizininan lahan industri. Bahkan kesulitan ini dirasakan semakin bertambah parah dengan adanya BP Batam.
Hartanto sendiri beranggapan untuk mengatasi perizinan lahan di Batam bukan hal yang mudah. Menurutnya, pemerintah pun dinilai tidak tinggal diam mengatur beberapa cara agar masalah ini cepat selesai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik
-
Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum