Pembangunan dan pengembangan bandara merupakan bagian dari program unggulan infrastruktur strategis Kementerian Perhubungan sesuai dengan program prioritas Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Setidaknya ada tiga Cita dalam Nawa Cita yang terkait dengan Kementerian Perhubungan. Yaitu Cita pertama, menghadirkan kembali negara untuk melindungi dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, melalui pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif, kamanan nasional yang terpercaya dan pembangunan pertahanan nasional Tri Matra terpadu yang diandasi kepentingan nasional dan memperkuat jatidiri sebagai bangsa maritim. Cita ketiga, membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Serta Cita ketujuh, mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.
Transportasi, termasuk di antaranya transportasi udara adalah urat nadi perekonomian. Pembangunan sarana dan prasarana transportasi berarti ikut serta dalam menggerakkan perekonomian. Salah satu sarana dan prasarana transportasi udara adalah bandar udara. Pada tahun 2016 ini, Kementerian Perhubungan melanjutkan pembangunan 15 bandara di berbagai daerah. Beberapa di antaranya sudah selesai dibangun, termasuk salah satunya adalah Bandara Miangas.
Bandara Miangas terletak di Pulau Miangas, salah satu pulau di gugusan Kepulauan Nanusa, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Miangas merupakan satu pulau terluar di sebelah utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara Filipina.
Bandara Miangas mulai dibangun tahun 2012 setelah dilakukan pembebasan tanah oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Talaud. Pembangunan bandara rampung pada pertengahan tahun 2016 ini. Total investasi untuk pembangunan bandara Miangas adalah sebesar Rp 275 miliar. Dengan perincian, pada tahun 2012 dana investasi reguler Rp 5 miliar dan dana APBNP Rp 15 miliar, tahun 2013 dana reguler Rp 90 miliar, tahun 2014 dana reguler Rp 50 miliar, tahun 2015 dana reguler Rp 55 miliar dan tahun 2016 APBNP Rp 60 miliar.
Pada saat mengunjungi bandara ini pada 5 Oktober 2016 lalu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berjanji akan mengembangkan Bandara Miangas. “Miangas itu pulau terluar, penting untuk kita jaga teritorialnya dan kita perhatikan. Makanya kita adakan penerbangan perintis ke sana. Untuk investasinya, kita akan tambah investasi sekitar 100 M untuk perbaikan Bandara Miangas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (10/10/2016).
Bandara ini merupakan bandara domestik yang penggunaannya sebagai bandara pengumpan. Bandara Miangas merupakan bandara baru dengan pembangunan sisi darat dan udara. Dari sisi darat, bandara ini mempunyai gedung terminal seluas 356 m2. Sedangkan untuk sisi udara, bandara mempunyai landasan pacu (runway) sepanjang 1.400 m x 30 m, taxiway sepanjang 100 m x 18 m dan tempat parkir pesawat (appron) seluas 130 m x 65 m. Tingkat kekerasan (Pavement Classification Number (PCN) runway, taxiway dan appron mencapai angka 21. Dengan demikian bandara ini mampu melayani operasional pesawat turboprop (berbaling-baling) sekelas ATR 42 dan ATR 72. (lihat tabel spesifikasi bandara).
Bandara Miangas dipersiapkan sebagai bandara yang mempunyai peran strategis sebagai salah satu bandara terluar Indonesia. Nilai manfaat bandara ini salah satunya adalah sebagai prasarana untuk operasi pertahanan dan keamanan. Sebagai pulau terluar, Pulau Miangas rawan kriminalitas seperti misalnya penyelundupan. Keberadaan bandara akan membantu Pemerintah untuk melakukan pengawasan wilayah perbatasan dengan negara lain.
Selain itu, menurut Direktur Kebandarudaraan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Yudhi Sari Sitompul, Bandara Miangas juga disiapkan sebagai pintu gerbang distribusi pangan dan barang lainnya. Terutama pada saat cuaca perairan seputar pulau sedang dilanda angin kencang dan gelombang tinggi yang menyebabkan keselamatan pelayaran tidak terjamin.
Keberadaan bandara ini diharapkan bisa ikut mengembangkan perekonomian daerah setempat. Pulau Miangas mempunyai produk-produk potensial dari bidang perkebunan dan perikanan. Dari bidang perkebunan misalnya adalah kopra. Sedangkan dari bidang perikanan, adalah berbagai jenis ikan seperti ikan layar dan cakalang, juga lobster, teripang dan ketam kenari yang berharga sangat mahal.
Miangas yang terletak di Samudera Pasifik juga mempunyai banyak pantai berpasir putih yang sangat indah untuk wisata. Dengan keberadaan transportasi udara, diharapkan kekayaan alam dan pariwisata Miangas akan semakin bisa dipasarkan ke daerah lain bahkan ke luar negeri.
Bandara Miangas rencananya akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Oktober 2016 ini.
Spesifikasi Bandara:
Nama bandara: Miangas Kota : Miangas, Sulawesi Utara
Kategori : Domestik Penggunaan :Pengumpan Hierarki klasifikasi : 3C Kelas : Satuan Pelayanan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar
-
Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan