Untuk mewujudkan ketahanan air dan kedaulatan pangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada periode 2014-2019, membangun 65 bendungan yang terdiri dari penyelesaian 16 bendungan lanjutan yang belum selesai tahun 2014 dan 49 bendungan baru.
"Kita memiliki potensi air 3.900 km2 yang belum dioptimalkan pemanfaatannya. Allah telah menurunkan air dalam jumlah yang cukup. Sehingga bila ada kejadian too much water (banjir) atau too little water (krisis air) berarti manajemen airnya yang salah. Ini yang kita perbaiki" jelas Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Minggu (10/10/2016).
Di Provinsi Jawa Barat, khususnya daerah pantai utara jawa (Pantura) yang selama ini dikenal sebagai lumbung pangan nasional, Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Kuningan di Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan. Bendungan Kuningan merupakan salah satu proyek bendungan lanjutan yang kontraknya telah ditandatangani 2013 lalu.
Progres pembangunannya menunjukkan progres yang positif. Hingga pertengahan Oktober ini progres fisiknya mencapai 26,69% atau masih diatas target sebesar 25 persen dan ditargetkan rampung pada 2017. Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Jaringan Sumber Air Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung Dwi Ariyani mewakili Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung M. Mazid di Pendopo Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat (7/10/2016).
Di depan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan dan wartawan, Dwi menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh Pemkab Kuningan dalam proses pengerjaaan bendungan tersebut. "Terima kasih banyak saya sampaikan kepada Bapak Bupati dan jajarannya. Alhamdulillah sekarang sudah 82 persen lahan yang telah dibebaskan," ucapnya.
Nantinya, bendungan ini memiliki volume tampung total sebesar 25,955 juta m3. Air dari Bendungan Kuningan akan menjadi sumber air bagi Daerah Irigasi Cileuweung seluas 1.000 hektar dan Daerah Irigasi Jangkelok seluas 2.000 hektar. Disamping itu memberikan manfaat bagi pengendalian banjir, air baku 300 liter/detik dan energi listrik tenaga air sebesar 535 KWH.
Sementara itu Bupati Kuningan Acep Purnama mengaku mendukung penuh pembangunan bendungan ini. "Dari 3000 hektar lahan irigasi yang mendapat manfaat dari keberadaan Bendungan Kuningan, 1000 hektarnya berada di Kuningan. 2000 hektar lagi di Brebes, Jawa Tengah, karena bendungan ini letaknya di perbatasan kedua provinsi. Namun begitu, kami tetap mendukung, karena ini program nasional," jelasnya.
Biaya pembangunan bendungan yang membendung Sungai Cikaro, anak Sungai Cijalengkok ini senilai Rp.727,9 miliar yang digunakan untuk konstruksi, supervisi konstruksi dan pengadaan lahan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan