Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah menyelesaikan pembangunan jalan lintas pantai selatan (Pansela) Jawa untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah di Selatan Jawa. Total panjang jalan Pansela mulai dari Provinsi Banten hingga Jawa Timur yakni 1.604 kilometer. Pembangunan Jalan Pansela merupakan salah satu prioritas pembangunan pemerintah di bidang jalan.
Untuk Kabupaten Banyuwangi, Jalan Pansela tersisa 24 Km yang belum tembus dari total panjang jalan 106 Km. Sementara jalan yang sudah tembus, 13 Km merupakan jalan baru, sementara sisanya penanganan jalan yang sudah ada.
"Dari 24 kilometer yang belum tembus tersebut, sekitar 17 Km sudah bebas lahannya. Sementara 7 Km belum bebas dan kalau dikerjakan sekarang belum berfungsi karena dibatas Jember sana belum tembus ke Jalan Nasional. Mudah-mudahan akan kita selesaikan pada 2018 sambil menunggu Pemerintah Kabupaten melakukan pembebasan lahan," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat mendampingi Ketua DPR RI Ade Komarudin meninjau Jalur Jalan Pantai Lintas Selatan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (9/10/2016).
Pada kesempatan tersebut hadir Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Dirjen Sumber Daya Air Imam Santoso, Staf Ahli Menteri Bidang Keterpaduan Pembangunan Danis Sumadilaga, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra Atmawidjaja, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan VIII, I Ketut Darmawahana dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas M. Amir Hamzah.
Terkait pembangunan tol Banyuwangi-Probolinggo), menurut Menteri Basuki saat ini sedang dalam proses tender dan mudah mudahan pada 2017 ini sudah kita mulai sepanjang 9,8 kilometer. "Jadi mudah mudahan itu (Tol Banyuwangi-Probolinggo) bisa kita lakukan 2017 nanti itu terusan dari trans jawa yang sampai surabaya ini,"terangnya.
Jalan Pantai Selatan di Provinsi Jawa Timur menghubungkan delapan kabupaten mulai dari Pacitan (87 km) Trenggalek ( 75,7 km), Tulungagung ( 55,1 km), Blitar(64,2 km), Malang (137 km), Lumajang (64,5 km), Jember (83,5 km), dan hingga Banyuwangi (106 km).
Suara.com - BERITA MENARIK LAINNYA:
Foto Biarawati dan Ustadz Ini Jadi Bahasan 'Hangat' di Sosmed
Dewi Perssik Ingin Cari Lelaki yang Langsung Ajak Nikah
Mendadak, Ayah Mirna Minta Maaf ke Pengacara Jessica
Asty Ananta Tunjukkan Foto Menikah Secara Islam
Gatot Brajamusti Tak Percaya Reza Tega Laporkan Dirinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok