PT Bank Tabungan Negara (BTN) kini bekerja sama dengan PT Gojek Indonesia dalam layanan e-banking. Melalui kerja sama ini, masyarakat yang menjadi nasabah BTN dapat menikmati fasilitas Gopay dengan melakukan top up di e-banking BTN.
"Ini adalah tambahan fasilitas layanan yang dapat kami berikan kepada masyarakat sebagai nasabah BTN, agar lebih mudah dalam bertransaksi ketika menjadikan Gojek sebagai pilihan transportasi," ujar Direktur Bank BTN Catur Budiharto di Jakarta, Kamis (3/11/2016).
Catur menambahkan, dengan kerja sama layanan Gopay ini nantinya masyarakat sebagai nasabah Bank BTN tidak perlu membayar secara tunai. Sebab, Gopay sudah terkoneksi dengan layanan e-banking Bank BTN dan secara otomatis akan mencatat transaksi tersebut. Menurut Catur, layanan ini menjadi mudah dan akan membantu masyarakat.
"Cukup dengan top up Gopay di e-banking Bank BTN, maka masyarakat nasabah Bank BTN sudah dapat memanfaatkan layanan Gojek," kata Catur.
Selain itu, BTN akan memberikan cashback sebesar 20 persen kepada para nasabah yang melakukan top up Gopay melalui e-banking BTN. Catur mengatakan, setelah kerja sama dengan Gojek dilakukan, selama tiga hari yakni dari 3-5 November 2016 Bank BTN memberikan promosi berupa cashback 20 persen kepada nasabah yang melakukan top up.
Dengan tambahan fasilitas layanan hasil kerja sama dengan Gopay ini, Catur optimistis akan banyak masyarakat sebagai nasabah BTN yang memanfaatkannya karena kemudahan layanannya.
Sementara itu, Chief Marketing Gojek Piotr Jakubowski mengatakan, Gojek selalu berinovasi untuk memberikan layanan terbaik kepada penggunanya. Menurutnya, Gopay hadir memberi banyak kemudahan kepada customer maupun mitra pengemudi karena lebih praktis dan aman, serta tanpa harus menyediakan uang tunai atau kembalian.
"Hadirnya Bank BTN sebagai salah satu partner bank kami akan semakin memudahkan pengguna layanan Gojek untuk melakukan top up Gopay," ujar Piotr.
Piotr menambahkan, kerja sama ini merupakan salah satu upaya untuk merealisasikan rencana pemerintah yakni ekonomi digital dan cashless society. Apalagi, aplikasi Gojek sudah banyak produknya dan dapat digunakan oleh masyarakat luas. Menurut Piotr, sistem cashlessGo-Pay ini selalu mempermudah pengalaman pelanggan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kita harap dengan kerja sama ini bisa memajukan ekonomi digital di Indonesia, dan memberikan kesempatan untuk nasabah Bank BTN untuk jadi salah satu pengguna cashless society ini," ujar Piotr.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi
-
Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China